Dengan semakin tingginya kebutuhan akan Teknologi Informasi untuk menunjang kegiatan perusahaan, risiko gangguan keamanan informasi juga meningkat. Gangguan ini bisa berdampak pada tujuan perusahaan untuk berkembang dan maju. Karena itu, perusahaan perlu menerapkan kebijakan yang tepat untuk melindungi informasi yang dimiliki. Kebijakan ini harus segera diimplementasikan untuk mencapai keamanan sistem informasi yang optimal.
ISO 27001:2013 adalah standar sistem manajemen keamanan informasi, atau sering disebut Information Security Management System (ISMS), yang memberikan panduan mengenai apa saja yang perlu diterapkan oleh perusahaan untuk memastikan keamanan informasi. ISO 27001:2013 mencakup berbagai kontrol seperti:
Dalam pelaksanaannya, perusahaan dapat memilih kontrol yang sesuai dengan kondisi mereka melalui tahapan penilaian risiko, dengan menetapkan parameter yang relevan sebagai acuan.
Niaga Global sertifikasi adalah perusahaan yang fokus pada ISO 27001:2013 dan dapat membantu perusahaan Anda dalam memilih kontrol keamanan informasi yang sesuai dengan standar internasional dan kebutuhan perusahaan Anda.
Keamanan informasi juga didukung oleh pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kemenkominfo, dengan merujuk pada sistem manajemen keamanan informasi versi sebelumnya, yaitu ISO 27001:2005.
Kebutuhan setiap instansi layanan publik terkait teknologi informasi sudah menjadi bagian penting dalam tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Pemerintah menyadari pentingnya keamanan informasi dalam implementasi teknologi informasi untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data (Confidentiality, Integrity, dan Availability).
Beberapa poin penting dari kontrol keamanan dalam ISO 27001:2005 yang perlu dievaluasi meliputi:

