Pentingnya SOP Dalam Proses ISO
Standard Operating Procedure (SOP) merupakan pedoman, aturan, dan ketetapn yang harus dijalankan oleh seluruh karyawan disuatu perusahaan atau lembaga tertentu. SOP berisis tentang apa dan bagaimana suatu pekerjaan harus dilakukan dan hal-hal apa saja yang harus dihindari bagi karyawan.
Didalam suatu organisasi SOP berfungsi untuk memudahkan para pegawai untuk dapat bekerja sesuai dengan tugas, dan tanggung jawabnya masing masing. Didalam ISO hal yang pertama kali dinilai adalah SOP yang ada. Maka dari itu suatu lembaga dituntut untuk dapat membuat SOP sebaik mungkin. Berikut ini kami bahas mengenai fungsi, tujuan dan manfaat dari adanya Standard Operating Procedure (SOP).
Fungsi SOP
Adapun beberapa fungsi dari SOP adalah sebagai berikut:
Sebagai landasan bagi para pegawai maupun manajemen untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan efektif
Dapat membantu mendeteksi dan memetakan hambatan yang terjadi untuk kemudian dapat dicarikan solusinya..
Sebagai landasan penyelesaian apabila terjadi masalah atau adanya penyimpangan dalam perusahaan
Sebagai objek penilaian dalam proses mendapatkan sertifikasi ISO.
Tujuan SOP
Adapun beberapa tujuan dari SOP adalah sebagai berikut:
Menjaga konsistensi pekerjaan yang dilakukan olehi masing - masing posisi jabatan yang berperan dalam perusahaan.
Mengidentifikasi masalah jika terjadi suatu kegagalan dan atau penyalahgunaan.
Menetapkan tugas dan tanggung jawab wewenang, dan batasan karyawan untuk masing posisi di suatu lembaga.
Mempermudah pemberian tugas dan wewenang kepada karyawan.
Menjaga agar tidak terjadi kesalahan administrasi.
Menghindari kesalahan yang mungkin terjadi dalam bekerja.
Menghindari hal ââ¬â hal yang dapat mengganggu oprasional..
Mempermudah dalam mengontrol pekerjaan.
Menjadi pedoman bagi karyawan untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
Menjadi bahan materi yang jelas pada saat melakukan pelatihan pada karyawan baru..
Manfaat SOP
Berikut merupakan manfaat yang akan dicapai jika memiliki SOP yang baik adalah sebagai berikut:
Mengoptimalkan kinerja dari setiap bagian-bagian perusahaan.
Menjadi dasar hukum bagi pegawai untuk menjalankan pekerjaannya sehari-hari..
Menerangkan tentang spesifikasi kualifikasi yang dibutuhkan untuk masing-masing posisi pekerjaan.
Menjaga konsistensi mutu baik dari segi operasional maupun produk yang dihasilkan.
Menghindari terjadinya tumpang tindih pekerjaan dan wewenang.
Memberikan data yang dibutuhkan untuk melakukan evaluasi kinerja perusahaan dan karyawan.
Mengingat bertahan krusialnya SOP dalam penilaian sertifikasi ISO, maka setiap perusahaan untuk dapat membuat SOP sebaik mungkin sebelum melakukan sertifikasi ISO. untuk memperbaiki SOP. Hal tersebut dapat mempercepat proses ISO sehingga memperlancar proses mendapatkan sertifikat ISO. Jasa konsultan ISO juga dapat membantu kliennya dapat menyempurnakan SOP yang ada.

