10 Klausul ISO 9001:2015
International Standardization Organization atau lebih familiar dengan singkatan ISO adalah sebuah badan internasional beranggotakan ratusan negara yang memiliki tugas utama untuk menentukan standar apapun dan berlaku di seluruh dunia. Jenis iso sendiri ada banyak dan salah satunya adalah ISO 9001.
Selain 9001, ada ISO/IEC 17025, ISO 2800, ISO 50001, ISO 14001, dan ISO 22000. ISO 9001 adalah standar sertifikasi untuk mutu dan kualitas produk / jasa, baik yang dipasarkan di satu negara atau di berbagai negara. Tapi biasanya, bisnis yang memiliki sertifikasi ISO sudah merambah pasar internasional.
ISO 9001 Tentang Apa?
Menurut standar yang telah tercantum pada ISO 9001 certification, perusahaan yang menghasilkan produk atau menyediakan jasa harus menjelaskan sejumlah poin berikut secara gamblang:
1. Sistem Operasi
Perusahaan harus dapat menjelaskan secara detail tentang proses manajemen dan juga sistem operasi yang diterapkan dalam menghasilkan produk atau jasanya.
2. Aliran Bisnis
Aliran bisnis perusahaan termasuk dalam hal keuangan yang selama ini telah dijalankan harus dapat juga dijelaskan oleh perusahaan secara terperinci.
3. Sistem Pengawasan
Perusahaan harus menjelaskan monitoring atau sistem pengawasan yang selama ini telah diterapkan di berbagai bidang, mulai dari proses pembuatan barang (produksi), alur kerja dalam pembuatan barang tersebut, proses input, hingga proses ketika barang sudah jadi dan siap untuk dipasarkan.
Berbagai data-data perusahaan seperti di atas perlu dikumpulkan dan selanjutnya akan didokumentasikan dalam ISO 9001 claus. Setelahnya, perusahaan perlu mengajukan permintaan sertifikasi ISO terkait mutu dan kualitas dari produk atau jasa yang dihasilkan.
Ada Berapa Klausul pada ISO 9001?
Berdasarkan panduan ISO 9001:2015, total ada 10 klausul yang perlu dipahami dan diterapkan oleh perusahaan yang telah mendapatkan sertifikasi ini. Kesepuluh klausul tersebut adalah:
- Ruang Lingkup atau disebut juga dengan "Scope"
- Istilah dan Definisi (Terms and References)
- Acuan Normatif (disebut juga Normative Reference)
- Konteks Organisasi (Context of Organization)
- Perencanaan (Planning)
- Evaluasi Kerja (Performance Evaluation) karyawan di berbagai divisi / bagian secara rutin
- Dukungan (Support)
- Operasional
- Sistem Kepemimpinan (Leadership)
- Peningkatan Performa karyawan dan pimpinan (improvement)
Singkatnya, ISO 9001 merupakan sertifikasi standar manajemen mutu dalam skala internasional. Terdapat 10 klausul pokok dalam standar ini, dan perusahaan yang ingin mengajukan sertifikasi ISO perlu mempersiapkan sejumlah hal seperti daftar di atas.

