ISO 45001: Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dan Sehat dengan Jasa ISO
2 Tahapan dalam Audit Sertifikasi ISO 9001
Dalam pengajuan sertifikasi ISO 9001 terdapat sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan. Selain itu ada juga tahapan-tahapan untuk mengurus sertifikasi. Salah satunya adalah proses audit yang dilakukan untuk memeriksa berbagai dokumen.
Secara teknis, proses audit dilakukan dalam 2 tahapan utama. Pada setiap tahapannya perusahaan harus menyiapkan persyaratan dan berkas yang dibutuhkan. Perusahaan bisa meminta bantuan penyedia jasa untuk mengurus dokumen sebelum audit.Tahapan dalam Proses Audit Sertifikasi ISO 9001
Audit merupakan proses pemeriksaan yang dilakukan oleh lembaga ISO. Proses ini diperlukan untuk menentukan apakah suatu perusahaan layak mendapat sertifikasi ISO 9001. Ada setidaknya 2 tahapan dalam audit sertifikasi, yaitu:
1. Audit Persyaratan Dokumentasi
Pada tahap pertama, lembaga ISO melakukan audit tanpa datang ke perusahaan. Tujuan dari tahapan ini adalah untuk memeriksa seluruh persyaratan dokumentasi yang sudah ditetapkan. Sehingga perusahaan harus menyiapkan semua dokumentasi yang diminta.
Untuk mengumpulkan dokumentasi, perusahaan bisa menggunakan jasa dari pihak ketiga. Mengingat persyaratan berkas yang harus dikumpulkan jumlahnya cukup banyak. Jika lolos pada tahapan ini, lembaga ISO akan melanjutkan pemeriksaan pada tahap audit berikutnya.
2. Audit Persyaratan Implementasi
Tahapan berikutnya adalah audit persyaratan pada implementasi. Tujuannya adalah untuk memastikan jika perusahaan telah menerapkan standar sistem manajemen mutu. Proses audit ini dilakukan secara menyeluruh dan dilakukan dengan kunjungan langsung.
Agar proses audit berjalan lancar, perusahaan perlu mempelajari dan mencoba menerapkan sistem dalam sertifikasi ISO lebih dulu. Sehingga saat dilakukan pemeriksaan, kondisi perusahaan sudah siap dan dinilai dapat memenuhi standar.
Apabila tidak ditemukan kesalahan yang fatal saat proses audit, maka perusahaan dapat dianggap layak mendapatkan sertifikasi ISO. Sertifikat ini nantinya akan diterbitkan oleh lembaga ISO dalam waktu 1 bulan setelah semua tahapan selesai dilakukan.
Biasanya sertifikasi ISO dapat berlaku sampai 3 tahun. Namun dalam waktu tersebut, lembaga ISO akan melakukan audit lagi setiap 6 bulan sekali. Tujuannya adalah untuk mengontrol dan memastikan konsistensi perusahaan dalam menerapkan standar manajemen mutu.
Salah satu proses yang penting dalam mengurus sertifikasi ISO 9001 adalah audit. Proses ini berlangsung dalam 2 tahapan. Perusahaan dapat menggunakan jasa layanan dari pihak kami untuk membantu menyiapkan persyaratan audit.

