5 Hal Terkait Pengajuan Sertifikat ISO 9001
ISO 9001 adalah sertifikasi berstandar internasional mengenai sistem manajemen mutu dari suatu perusahaan atau organisasi. Sertifikasi ini pertama kali muncul pada tahun 1986 dan masih ada sampai sekarang namun telah beberapa kali direvisi seiring perubahan zaman.
Pihak yang mengeluarkan sertifikasi ini adalah badan lembaga dunia bernama ISO (International Organization for Standardization) yang beranggotakan lebih dari 160 negara. Organisasi yang memiliki ISO 9001 terbaru akan lebih diakui mutu produk/jasanya, dan lebih mudah menjangkau pasar global.
Berbagai Hal Terkait Sertifikat ISO 9001
1. Syarat
Syarat yang perlu dipenuhi perusahaan / organisasi agar bisa mengantongi ISO 9001 certification adalah:
- Sudah menerapkan sistem manajemen mutu sesuai standar ISO minimal 3 bulan.
- Sudah diaudit dan dinyatakan lolos.
2. Mekanisme Pengajuan
Setelah menerapkan sistem manajemen mutu, perusahaan boleh meminta audit ke badan sertifikasi di masing-masing negaranya. Selanjutnya badan sertifikasi akan meminta perusahaan mengirim dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti:
- Dokumen kebijakan mutu
- Pedoman mutu
- Prosedur kerja departemen
- Prosedur MR
- Sasaran mutu
- Bukti rapat peninjauan manajemen
- Bukti pelaksanaan internal audit
3. Proses Audit
Lama waktu pelaksanaan audit tergantung pada bidang pekerjaan dan ruang lingkung dari masing-masing bisnis / organisasi. Namun secara garis besar, proses audit ISO 9001 akan dibagi menjadi dua seperti berikut:
- Stage 1 adalah pemeriksaan berbagai dokumen yang menjadi syarat pengajuan sertifikasi IOS.
- Stage 2 adalah pemeriksaan pemenuhan berbagai persyaratan.
4. Standar Kelulusan Audit
Perusahaan / organisasi yang selama proses audit tidak ditemukan major (hal-hal yang bersifat fatal), biasanya akan dinyatakan lulus. Contoh temuan major adalah:
- Sistem perusahaan / organisasi macet atau tidak berjalan sesuai seharusnya.
- Perusahaan tidak menerapkan syarat mutu sesuai dengan pedoman ISO 9001.
- Penyebab tidak lolos audit juga bisa karena temuan minor, yaitu perusahaan menerapkan hanya sebagian persyaratan yang telah ditetapkan ISO, atau menjalankan berbagai persyaratan namun tidak konsisten.
5. Proses Pencetakan Sertifikat
Jika ada temuan tertentu yang membuat perusahaan tidak lulus audit, maka perusahaan perlu melakukan perbaikan terlebih dulu.
Sedangkan untuk perusahaan yang lulus, sertifikasi akan diterima dalam 2 minggu hingga 1 bulan. Namun, proses pencetakan sertifikasi bisa juga lebih lama jika badan sertifikasi yang Anda pilih menginduk ke luar negeri.
Masa berlaku sertifikat ISO 9001 adalah 3 tahun. Setelahnya, perusahaan perlu diaudit kembali dan jika lolos dapat menerima sertifikasi lagi. Namun dalam masa 3 tahun, perusahaan tetap perlu diaudit per 6 bulan. Jika ingin proses pengajuan ISO yang mudah dan cepat, Anda bisa menggunakan jasa kami.

