Pentingnya Sertifikat ISO bagi distributor pabrik

Dalam dunia ekonomi atau perdagangan distributor memiliki peran penting. Utamanya dalam bidang industri yang menghasilkan barang, distributor berperan untuk mensuplai barang ke agen atau retail. Tidak hanya produk lokal yang disuplai oleh distributor tetapi juga produk impor atau kadang dikenal sebagai importir.


Melihat bertapa vitalnya peran distributor dalam roda perekonomian maka diterbitkanlah sertifikat ISO untuk distributor. Penerbitan sertifikat ini akan memberikan jaminan kualitas bagi bisnis jasa distributor itu sendiri. Sehingga jalannya rantai pasokan barang akan berjalan dengan baik.


Memahami Bisnis Distributor

Perusahaan distributor pada intinya memiliki 5 tahapan utama dalam menjalankan operasional bisnisnya. Tahapan ini adalah bagian dari rantai pasokan. Berikut adalah kelima tahapan tersebut.

1. Mencari Produsen

Pertama-tama distributor harus mencari terlebih dahulu mencari produsen yang bersedia diajak bekerja sama untuk menggunakan jasa distribusinya dalam penjualan produknya. Produsen ini selanjutnya biasa dikenal dengan istilah principal.


Ini tidak sesederhana distributor membeli barang dari produsen lalu menjualnya ke,bali. Tetapi antara Produsen dan distributor harus membangun kerjasama dalam ikatan formal yang tentunya didalam perjanjian yang mengikat banyak sekali ketentuan-ketentuan yang harus mampu dipenuhi oleh kedua belah pihak.


Ketentuan kerjasamanya akan semakin rumit jika produsen yang diajak kerjasama adalah produsen yang memproduksi barang-barang dengan brand ternama. Tentunya produsen tersebut akan sangat menjaga nama besarnya sehingga sangat selektif dalam memilih distributornya.


Disinilah sertifikat ISO mengambil peranan penting. Kepemilikan sertifikat ISO bagi sebuah perusahaan distributor akan dilihat oleh calon prinsipal yang akan diajak kerjasama. Karena keberadaan sertifikat ini akan memberikan jaminan bahwa perusahaan distributor tersebut memiliki reputasi yang baik.


2. Memahami Regulasi

Perusahaan distributor harus memahami tentang regulasi dimana perusahaan distributor itu beroperasi. Jika barang yang akan didistribusikan adalah barang impor maka regulasinya akan semakin rumit. Maka Distributor harus betul-betul memahami tentang regulasi yang berlaku agar tidak terkena masalah. Karena apabila terkena masalah tidak hanya distributor saja yang akan rugi, namun juga produsen. Sehingga jika sampai terkena masalah karena kurang memahami regulasi maka distributor akan sulit lagi mendapat kepercayaan produsen.


3. Menyimpan Produk

Tahap selanjutnya adalah distributor harus memiliki fasilitas penyimpanan barang yang sesuai dengan produk yang akan didistribusikan. Tentunya tiap-tiap produk memiliki standar penyimpanan yang berbeda tergantung jenis dan produsennya. Maka disini ISO akan mensertifikasi tentang standar penyimpanan barang sesuai jenisnya.


4. Mencari Agen Atau Ritel

Distributor bukan pihak yang dapat langsung menjual barang langsung ke konsumen. Distributor harus mencari agen yang akan meneruskannya ke ritel untuk bisa dijual ke konsumen atau juga dapat menjualnya ke ritel tanpa harus melalui agen. Maka disini distributor harus mencari agen dan ritel yang kredibel untuk dapat diajak bekerjasama. Kerjasama yang dilakukan tentunya kerjasama yang diikat dengan perjanjian formal.


5. Melakukan Promosi

Promosi atau iklan sebenarnya bukan satu-satunya tanggung jawab distributor. Namun jika barang yang dijual adalah barang impor maka distributor lah yang lebih optimal dalam melakukan promosi. Ini karena distributor beroperasi langsung dimana barang itu dijual sehingga mereka lebih mengetahui kondisinya lebih baik.


Sertifikat ISO Untuk Perusahaan Distributor

Setelah memahami konsep bisnis distributor mungkin Anda bertanya-tanya lalu sertifikat ISO apa yang diperlukan bagi sebuah perusahaan distributor? Mengingat begitu banyak sertifikat ISO yang telah diterbitkan. Tentunya tidak harus semua sertifikat ISO yang mesti dimiliki, melainkan setidaknya ada dua sertifikat yang sangat cocok untuk diterapkan pada perusahaan distributor yaitu sertifikat ISO 9001 manajemen mutu, dan sertifikat ISO 37001 anti suap.


ISO 9001 sistem manajemen mutu akan sangat cocok jika diterapkan dalam perusahaan distributor. Selain sifatnya yang universal ISO 9001 akan memuai suatu perusahaan distributor dalam mengelola mutu dari proses distribusi barang sehingga meminimalkan potensi kerusakan barang yang mungkin terjadi pada proses distribusi.


ISO 37001 anti suap juga sangat cocok diterapkan karena mengingat dalam praktiknya suatu perusahaan distributor banyak melakukan transaksi dan kerjasama dengan berbagai pihak. Hal ini menyebabkan tingginya resiko terjadinya praktik penyuapan yang akan sangat merugikan.



Demikian ulasan singkat mengenai sertifikat ISO untuk perusahaan distributor. Bagi Anda yang berkecimpung di bidang bisnis distributor Anda dapat menghubungi Jasa konsultan ISO untuk mengurus sertifikat ISO 9001 dan 27001 dan juga sertifikat lainnya. Melalui Jasa Konsultan ISO terakreditasi Anda akan dibimbing sehingga berhasil mengantongi sertifikat ISO 9001 dan ISO 27001.

6281216662400