Peran ISO 37001 sebagai Sistem Manajemen Anti-Penyuapan
Standar ISO 37001 berbicara tentang Sistem Manajemen Anti-Suap. Sertifikasi ini diterbitkan karena tindakan suap dan korupsi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, sekaligus menghilangkan layanan penyediaan dana dari suatu instansi.
Korupsi dan suap memang berkonotasi negatif, pun sudah jelas menimbulkan kerugian dari sisi internal maupun eksternal perusahaan. Dalam mencegah terjadinya kasus ini, sertifikasi diperlukan agar pihak manajemen beserta seluruh karyawan dapat bekerja dengan integritas tinggi.
Penyuapan, Gratifikasi, dan Pemerasan dalam ISO 37001
Penyuapan adalah tindakan memberi uang, barang, janji, dan bentuk lain oleh suatu korporasi atau pihak swasta. Tujuan tindakan ini adalah mempengaruhi keputusan yang ditetapkan oleh penerima suap. Tindakan suap terlaksana atas kesepakatan kedua pihak.
Gratifikasi adalah aktivitas memberi sesuatu yang bernilai kecil atau besar, dan diinisiasi oleh pemberi. Gratifikasi tidak bersifat transaksional, atensinya berbeda dengan penyuapan. Jika suap mempengaruhi keputusan, maka gratifikasi disebut sebagai suap yang tertunda.
Pemerasan adalah tindakan menyalahgunakan wewenang berupa paksaan untuk membayar, memberi sesuatu, menerima bayaran dengan potongan, atau dengan tujuan menyelesaikan sesuatu untuk dirinya. Unsur paling penting dalam tindakan ini adalah 'pemaksaan'.
Tindakan ini sering menjadi alasan dari pemberi sebagai suatu dalih atas apa yang diberikannya. Perbedaannya dari kedua tindakan lain ialah dari sisi inisiator serta unsur memaksa yang terjadi di antara pihak pemberi dan pihak penerima.
Peran ISO 37001 sebagai Sistem Manajemen Anti-Penyuapan
Sertifikasi ISO 37001 ini diterbitkan pada tanggal 14 Oktober 2016. Dalam rangka memberantas tindakan suap, gratifikasi, dan pemerasan, standar ini juga dirancang untuk membantu organisasi dalam memelihara, menetapkan, menerapkan, serta meningkatkan program anti-suap.
Sistem ISO 37001 ini memakai pendekatan dengan basis risiko. Ini berarti, sistem manajemen ini akan mendorong perusahaan dalam menciptakan keputusan yang lebih baik agar hubungan dengan pihak ke tiga dan mitra bisnis tetap terjaga.
Pada akhirnya, pengelolaan risiko terhadap tindak suap juga hadir selama hubungan kerja sama terjalin. Sistem Manajemen Anti-Suap ini cocok diterapkan oleh berbagai jenis organisasi atau perusahaan, mulai dari skala besar dan kecil, pun di sektor swasta, negeri, bahkan non-profit.
Penerapan standar dapat menjamin bahwa organisasi atau perusahaan akan terhindar dari tindakan suap. Meski tidak bisa diberantas seratus persen secara menyeluruh, paling tidak ini adalah opsi tepat dalam menjaga kredibilitas perusahaan.
Kami menyediakan produk sertifikasi ISO 37001. Jika Anda masih ingin mendapatkan loyalitas dari klien dan pelanggan, segeralah sertifikasi instansi atau organisasi Anda. Tidak perlu berlama-lama lagi, hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan sertifikat!

