Sertifikat ISO Untuk Industri Manufaktur
Industri manufaktur adalah industri yang sangat dominan dalam penopang roda perekonomian pada suatu negara. Hal ini dikarenakan selain banyak menyerap tenaga kerja industri manufaktur banyak menggunakan alat dan bahan dari industri manufaktur lainnya sehingga turut menstimulus sektor ini makin berkembang. Belum lagi industri penunjang yang dibutuhkan seperti transportasi dan logistik semakin membuat industri ini semakin kompleks.
Industri manufaktur adalah sektor yang kompleks. Industri ini melibatkan banyak orang dan banyak pihak yang saling terkait erat satu sama lainnya. Utamanya industri manufaktur membutuhkan peralatan produksi, bahan baku, dan tenaga kerja untuk dapat beroperasi. Selain itu juga membutuhkan energi dan menghasilkan limbah serta polusi.
Dari kompleksitasnya maka sertifikat ISO sudah menjadi kebutuhan yang mendesak untuk dimiliki oleh industri manufaktur. Sertifikat ISO Untuk Industri Manufaktur akan berperan untuk menjaga jalannya operasional industri menjadi optimal dan saling bersinergi. Sertifikat ISO juga sangat berperan untuk memberi jaminan dalam konsistensi yang dihasilkan baik dari segi operasional maupun produk yang dihasilkan.
Sertifikat ISO Apa Saja Yang Cocok Untuk Industri Manufaktur?
Ada banyak jenis sertifikat ISO yang telah diterbitkan. Masing-masing dari sertifikat ISO yang telah diterbitkan memiliki fokus pada suatu bidang tertentu. Maka dari itu tidak semua sertifikat ISO cocok diterapkan pada suatu bidang industri. Lantas sertifikat ISO apa saja yang cocok untuk diterapkan pada industri manufaktur? Berikut adalah contohnya:
ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu
ISO 9001 sistem manajemen mutu adalah sertifikat ISO pertama yang cocok untuk diterapkan di industri manufaktur. Standarisasi mengatur dan menguji bagaimana satu perusahaan menjalankan suatu sistem manajemen untuk menjaga mutu produknya. Standar ini mengacu kepada proses, initnya aka mengawasi bagaimana perusahaan melakukan pengawasan dan pengendalian dari mutu produknya.
Sertifikat ini bersifat universal karena sistem manajemen mutu cocok diterapkan di berbagai jenis industri yang salah satunya adalah manufaktur. Sehingga karena sertifikat ini universal yang membuat kepemilikan sertifikat inilah yang akan dilihat pertama kali untuk menilai kredibilitas suatu perusahaan.
ISO 4500 Tentang keselamatan Kerja.
Industri manufaktur banyak melibatkan banyak peralatan, bahan baku, dan tenaga kerja dalam operasionalnya. Bahkan tak jarang melibatkan alat dan bahan yang memiliki bahaya tinggi. Maka kesehatan dan keselamatn kerja atau dikenal sebagai K3 menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi. Mak disinilah peran sertifikat ISO 45001 yang akan mensertifikasi sistem K3 pada suatu industri manufaktur. Sertifikat ini akan menjamin suatu perusahaan menerapkan sistem K3 yang baik.
ISO 14001 Manajemen Lingkungan
Pada praktiknya industri manufaktur akan menghasilkan limbah dan atau polusi dari hasil proses produksinya. Limbah dapat dihasilkan dari sisa pengolahan bahan baku atau hasil pembakaran energi untuk menggerakan mesin produksi. Tentunya industri itu sendirilah yang bertanggung jawab terhadap limbah yang dihasilkan dengan membangun fasilitas pengolahan limbah agar tidak merusak lingkungan. Maka disini sertifikat ISO 14001 akan menjamin bahwa suatu perusahaan memiliki fasilitas pengolahan limbah yang memadai sehingga tidak mencemari lingkungan.
ISO 5001 Manajemen Energi
Industri manufaktur adalah industri yang cukup banyak mengkonsumsi energi. Utamanya industri manufaktur yang menggunakan banyak mesin-mesin berat. Maka suatu industri manufaktur hendaknya memiliki kebijakan untuk mengkonsumsi energi secara efisien. Terutama apabila energi yang digunakan adalah bukan energi terbarukan. Oleh karena itu ISO 5001 bermanfaat untuk menjamin suatu industri manufaktur mengkonsumsi energinya secara efisien.
ISO 37001 Anti Suap
Dalam operasionalnya, industri manufaktur banyak berhubungan dengan banyak pihak, mulai dari vendor yang memasok bahan baku, dan peralatan, pemerintah selaku regulator, dan distributor yang akan menjualkan produknya. Dalam kondisi ini sangat rawan terjadi praktik penyuapan. Praktik penyuapan ini akan sangat merugikan perusahaan apalagi jika terjadi secar massive. Perusahan tidak akan memiliki kinerja yang optimal bahkan bisa sampai bangkrut. Untuk mencegah hal itu terjadi maka suatu perusahaan harus memiliki sistem manajemen anti penyuapan yang akan mencegah atau setidaknya meminimalisir potensi terjadinya praktik penyuapan.
Bagaimana mendapatkan Sertifikat ISO Bagi Industri manufaktur?
Setelah mengetahui sertifikat apa saja yang cocok untuk diterapkan pada industri manufaktur, lalu bagaimana cara mendapatkannya. Untuk bisa suatu perusahaan industri manufaktur atau industri lainya mengantongi satu atau lebih sertifikat ISO, Anda bisa menghubungi Jasa Konsultan ISO. Melalui Jasa Konsultan ISO terakreditasi perusahaan yang ingin mengantongi sertifikat ISO akan mendapat bimbingan dan pendampingan mulai dari tahap persiapan sampai proses audit hingga sertifikat ISO bisa terbit. Perusahaan dapat berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengajukan sertifikasi kepada Jasa Konsultan ISO untuk bisa melakukan persiapan yang maksimal.

